Home » Activities, PCR » Sebuah Catatan: Semester Ganjil akan Berlalu

Dear teman-teman mahasiswa yang mengikuti kuliah saya Semester Ganjil 2013-2014. Kemaren adalah hari terakhir pelaksanaan kuliah di semester ini. Oleh karena itu, saya menyempatkan diri menulis tulisan ini buat teman-teman semua. Semester ini saya mengajar sebanyak 8 kelas. Kelas-kelas tersebut berasal dari tingkatan yang berbeda. Dan semua kelas tersebut merupakan kelas Program Studi Teknik Informatika.

Kelas 1

Di kelas 1, Saya mengajar matakuliah Bengkel Web TI, pesertanya adalah mahasiswa kelas 1TIA dan 1 TIC. Selama lebih kurang 4 – 6 bulan berinteraksi, mungkin banyak hal yang telah kita lakukan selama belajar. Hingga akhirnya ditutup dengan presentasi proyek akhir matakuliah yang telah teman-teman selesaikan dengan baik. Saat pertemuan terakhir, saya menyempatkan diri memberikan “kuis istimewa” untuk teman-teman semua. Kuis tersebut memang tidak mempengaruhi nilai, namun saat pelaksanaannya saya memperhatikan betul bagaimana kesungguhan teman-teman saat menulis jawaban yang saya minta. Setidaknya dapat dilihat dari tingkat “keributan” kelas saat pelaksanaan kuis. Artinya teman-teman sedang fokus bekerja.

Mengapa saya memberikan kuis itu?

Pertama, saya ingin mengetahui manfaat apa yang telah teman-teman petik selama mengikuti perkuliahan tersebut. Mudah-mudah maanfaat yang teman-teman tuliskan tersebut merupakan bekal yang dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan perkuliahan di PCR. Tentunya sampai teman-teman tamat. Adalah suatu kebanggaan bagi saya bisa berbagi ilmu dan manfaat kepada teman-teman semua. Saya berharap ilmu tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu orang lain yang berada dilingkungan teman-teman sekalian. Saya sudah membaca semua manfaat yang teman-teman tuliskan.

Kedua, saya ingin mendapat respon positif dari teman-teman sekalian, tentang bagaimana saya mengajar di kelas. Respon-respon yang diberikan adalah semangat dan motivasi yang teman-teman berikan ke saya. Terimakasih banyak atas respon yang diberikan. Semua respon tersebut juga saya perlihatkan ke istri saya yang senantiasa mengingatkan saya saat saya lengah. Dan istri saya mengapresiasi respon teman-teman itu dengan baik.

Ketiga, saya juga paham teman, bahwa saya banyak kekurangan. Tidak ada gading yang tak retak, apalagi saya, ada retak di sana-sini. Terkadang saya lupa diri dalam mengajar, sehingga saya menganggap segala sesuatu itu mudah. Hingga akhirnya teman-teman mengingatkan saya melalui jawaban kuis nomor 3. Masukan-masukan yang teman-teman berikan merupakan warning bagi saya, bahwa saya juga harus memperbaiki diri. Saya tidak bisa menilai diri saya saat mengajar, oleh karena itu saya meminta bantuan teman-teman untuk menilai saya. Ada beragam respon yang teman-teman berikan. Respon-respon tersebut adalah koreksi bagi saya agar mengajar lebih baik semester mendatang. Berikut poin masukan-masukan yang teman berikan ke saya.

  1. Bahwa saya terlau cepat menyampaikan materi, dan terkadang terlalu cepat berbicara
  2. Saya sering tidak masuk dengan berbagai alasan
  3. Saya kadang lupa bahwa tidak semua mahasiswa memiliki dasar pemrograman yang kuat, sehinga ada beberapa mahasiswa yang mungkin luput dari perhatian saya

Masukan-masukan tersebut akan saya simpan dan akan saya perbaiki di semester mendatang. Barangkali saya harus belajar menggunakan metode tertentu untuk mengurangi kekurangan-kekurangan tersebut. Terimakasih  banyak.

Selain itu, saya cukup bangga dengan proyek akhir yang teman-teman selesaikan. Makanya saya meminta screenshot semua pekerjaan teman-teman. Tujuan saya adalah ingin menginformasikan ke pengunjung blog ini bahwa teman-teman adalah mahasiswa yang cerdas dan mau bekerja keras. Dengan kerja keras tersebut teman-teman pantas dihargai, dalam bentuk nilai tentunya. Selain itu, saya juga ingin menyampaikan bahwa belajar dasar pemrograman web itu mudah, dan bisa diselesaikan dalam waktu 1 semster. Bahkan sempat mempelajari penggunaan framework dalam beberapa pertemuan.

Nanti akan saya informasikan nilai akhir hasil perjuangan yang telah dilaksanakan selama 1 semester ini. Mudah-mudahan semuanya bisa berbangga hati. Perlu teman-teman ingat, bahwa “kebenaran harus ditegakkan” (ungkapan yang disampaikan pak Wawan Ka. Puskom PCR, saat berdiskusi beberapa bulan lalu). Artinya nilai tersebut sesuai dengan capaian-capaian yang telah teman-teman raih, dan tersimpan di catatan nilai saya.

Silahkan lihat capaian nilai Bengkel Web di Gambar berikut ini.\

Persentase Capaian
Kelas 2

Di kelas 2, saya mengajar dua matakuliah dua kelas yang berbeda. Kedua kelas tersebut mengikuti kedua kuliah yang saya ampu, yaitu Struktur Data dan Artificial Intelligence. Kelas-kelas tersebut adalah kelas 2TIA dan 2TIB.

Selama berinteraksi, saya memperhatikan betul bagaimana teman-teman belajar. Hingga saya paham bahwa kedua kelas ini memiliki karakteristik yang berbeda. Dan Saya perlu melakukan pendekatan yang berbeda dalam mengajar. Saya tidak akan memandingkan dua kelas tersebut, karena kedua kelas memiliki keunggulan sendiri-sendiri. Yang saya tau, teman-teman hampir selalu hadir 100% saat saya mengajar. Itu menjadi catatan yang bagus bagi saya.

Saat mengajar di matakuliah tersebut, saya merasakan energi positif yang teman-teman berikan. Hal itu saya nilai melalui pertanyaan-pertanyaan yang teman-teman ajukan. Meskipun terkadang saya memaksa teman-teman untuk mengajukan pertanyaan. Bagi saya bertanya adalah keharusan. Kalau tidak paham, silahkan bertanya, karena itu adalah hak teman-teman. Namun perlu diperhatikan bahwa mengajukan pertanyaan tetap harus menjunjung tinggi etika. Dan etika-etika tersebut sepertinya sudah teman-teman kuasai dengan baik. Kalau seandainya tidak ada pertanyaan, berarti saya yang akan bertanya, setidaknya saya sudah memiliki daftar “target”, kemana pertanyaan tersebut akan saya alamatkan.

Oiya teman-teman, saya ingat perkuliahan setelah UTS. Teman-teman tampak lesu dengan kemungkinan nilai UTS yang didapat. Saya melihat dari raut wajah teman-teman, ada yang berkeluh kesah dan mungkin ada yang putus asa. Ingatlah teman-teman, dengan gagalnya UTS bukan berarti “dunia akan runtuh”. Masih ada kesempatan untuk memperbaiki nilai tersebut. Saya sering mengingatkan untuk belajar ekstra setelah pelaksaanaan UTS. Karena masih ada nilai-nilai lain yang akan meningkat, setidaknya tugas dan kuis akan selalu naik jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Ada kejadian-kejadian lucu saat mengajar teman-teman sekalian, kejadian-kejadian tersebut dimulai dari menandai mahasiswa yang sesekali mencuri waktu untuk bermain gadget, hingga mahasiswa yang terkantuk-kantuk saat perkuliahan berlangsung. Saking terkantuknya bereaksi seperti pemuda yang sedang mabuk. Spontan menjadi “target” operasi saya pada saat itu. Saya juga tau ada diantara teman-teman yang menyempatkan diri untuk tidur beberapa saat, hingga akhirnya bangun dalam kondisi mata merah. Well, saya paham teman, saya juga pernah menjadi mahasiswa selama lebih kurang 7 tahun. Dan itu adalah dinamikanya. Oleh karena itu saya sangat menganjurkan teman-teman untuk mencuci muka atau minum kopi agar teman-teman selalu memperhatikan materi yang saya ajarkan. Setidaknya teman-teman bisa cuci muka “berjamaah”.

Di sisi lain, kita juga berinteraksi di luar jadwal kuliah. Ada kelas yang mengajak untuk main futsal bersama, dan kelas lainnya malah menjadi penantang tim dosen di salah satu kompetisi yang diadakan PCR. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak lain untuk mencairkan suasana. Sehingga saat belajar saya mengharapkan teman-teman menjadi partner yang baik. Dengan harapan kita bisa mencapai kesuksesan secara bersama-sama. Saya sering bercanda sesaat sebelum pertandingan, candaan itu terkait dengan nilai UAS yang akan saya berikan. Percayalah teman-teman itu 100% serius ngawurnya. Jangan khawatir. Ingat nilai UAS belum diinsertkan! :p

Diakhir perkuliahan, saya juga meminta masukan teman-teman tentang “bagaimana saya mengajar”. Masukan tersebut saya pisahkan menjadi dua bagian. Kesan Positif dan Kesan Negatif. Kesan positif tersebut sama persis dengan kesan yang saya minta di kelas 1. Tujuannya adalah untuk memotivasi saya agar selalu mengajar dengan cara yang teman-teman sampaikan. Setidaknya saya tau apa saja yang harus saya pertahankan untuk mengajar di semester selanjutnya. Kesan negatif adalah masukan-masukan berharga yang teman-teman berikan kepada saya. Saya adalah dosen baru, jadi belum bagus dalam mengajar, oleh sebab itu saya membutuhkan masukan teman-teman agar saya bisa mengajar lebih baik. Sebagai evaluasi diri bagi saya.

Alhamdulillah, semua masukan teman-teman tersebut sudah saya baca. Saya sudah menyimpulkan satu hal. Hampir semua masukan tersebut mengarah ke cara pengajaran yang saya lakukan. Cara tersebut bukanlah masalah slide atau masalah materi. Masalah tersebut sama persis dengan apa yang dialami oleh kelas 1, atau mungkin juga kelas 4. Bahwa saya terlalu cepat dalam menyampaikan materi. Saking cepatnya, saya tidak memberi kesempatan bagi teman-teman untuk mencatat. Bisa jadi hal ini termasuk salah satu faktor yang menyebabkan UTS menjadi sangat sulit.

Teman-teman saya sangat berterimakasih atas masukan yang teman-teman berikan. Kedepan, saya akan belajar bagaimana “mengerem” agar kecepatan mengajar tidak semakin “laju”. Setidaknya saya akan mempelajari atau berfikir agar hal yang teman-teman sampaikan bisa saya kurangi secara perlahan.

Teman-teman, tetaplah jaga semangat untuk menyelesaikan kuliah dengan baik. Saya paham suatu waktu kuliah itu akan menjadi sangat jenuh. Tapi percayalah teman, manfaat dari apa yang dilakukan sekarang akan dipetik beberapa tahun yang akan datang. Jadi pastikan teman-teman melakukan hal terbaik. Tidak ada hasil tanpa usaha! Dalam minggu depan UAS akan dilaksanakan. Saya selalu pastikan bahwa semua yang kita pelajari setelah UTS akan menjadi pokok bahasan di UAS nantinya. Pastinya dengan sedikit kombinasi yang meminta logika berfikir teman-teman. Siapkanlah dengan usaha yang terbaik. Karena kesuksesan teman-teman juga merupakan kesuksesan saya. Dan begitu sebaliknya Mudah-mudahan teman-teman lulus di semua matakuliah. Aamiin

Oiya, saya akan mengupdate iAsist untuk memberikan informasi tentang nilai apa yang harus teman-teman dapatkan untuk mencapai nilai terbaik, silahkan tunggu waktu update-nya.

Kelas terakhir, kelas  4TIA

Silahkan tunggu kelanjutannya….

Share :
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • RSS
  • Technorati
  • Add to favorites
  • email
  • MySpace
  • Plurk

Tentang Isaninside - Muhammad Ihsan Zul

Isaninside - Muhammad Ihsan Zul, Seorang suami dari Rizka Irma Septiani dan bekerja sabagai Dosen di Politeknik Caltex Riau (PCR). Lulusan Pendidikan Teknik Elektronika FT UNP [Padang] tahun 2009 dan menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana di UGM tahun 2012. Ilmu untuk dibagi bukan dipamerkan. Let's Share!
Bookmark and Share Subscribe

Belum ada komentar... Jadilah komentator pertama!

Tinggalkan komentar