Home » Activities, Opini, S2 JTETI UGM » Semangat Akhir Semester dengan Secercah Angan-angan

Belakangan ini saya disibukkan dengan penelitian yang terkait dengan tesis yang insyaAllah akan saya selesaikan di JTETI UGM. Selama hampir lima bulan bergelut dengan topik tersebut membuat waktu yang dilalui berjalan begitu cepat. Tanpa disadari, hingga akhirnya sampai ke tahap pra ujian Pra Pendadaran. Alhamdulillah, selama hampir lima bulan tersebut, banyak pengalaman dan pelajaran baru yang di dapat. Memang bukan usaha yang mudah, tetapi mudah atau tidak mudahnya sesuatu hanyalah tentang bagaimana kita memandang, dan bagaimana kita merencanakan untuk mencapainya.

Ada beberapa rencana yang mulai memenuhi jadwal yang tersusun rapi diotak saya. Rencana-rencana tersebut adalah rencana masa depan yang mungkin akan dihadapi, salah satunya rencana mencoba menjadi seorang peneliti. “Peneliti” suatu kata yang memotivasi saya untuk mencoba melakukan penelitian-penelitian yang bermanfaat bagi bidang-bidang yang saya tekuni. Setidaknya  rencana tersebut sering didiskusikan dengan beberapa orang rekan di JTETI.

Sejak lima bulan yang lalu, secara intens saya telah melakukan penelitian. Penelitian yang dilakukan secara disiplin dengan bimbingan supervisor. Penelitian yang dijalankan secara sistematis dan terancana. Selama mengerjakan penelitian tersebut saya berprinsip bahwa setiap hari saya harus melakuakan suatu kemajuan. Kemajuan tidak berarti selalu sukses, tetapi juga mengalami kegagalan dan kesalahan. Kegagalan dan kesalahan tersebut menjadi “library” baru yang secara terus-menerus mengalami peningkatan dan akan dijadikan pengalaman hidup. Bagi saya itu adalah suatu kemajuan.

Setalah hampir menyelesaikan penelitian tesis, saya mulai mempersiapkan kemungkinan-kemungkinan penelitian yang mungkin saya lakukan di bulan-bulan berikutnya. Penelitian yang sangat dekat dengan minat dan sesuatu yang saya tekuni. Sistem rekomendasi, sistem pendukung keputusan atau bahkan expert system, merupakan beberapa rencana yang akan saya tanamkan ke assessment system yang saya “imajinasikan” akan saya rancang.

Assessment system? Ya sistem yang digunakan untuk melakukan penilaian terhadap sekelompok objek. Hasil penilaian tersebut akan di olah oleh DSS, Expert atau Recommender System untuk menghasilkan suatu kemungkinan-kemungkinan (Possibilities), rekomendasi  dan masukan-masukan yang digunakan untuk meningkatkan kinerja objek tersebut. Apakah objek yang akan dijadikan fokus dari sistem ini? Hmm, saya berencana mengarahkan sistem ini ke salah satu sistem E-Learning yang saya rencanakan untuk dikembangkan. E-Learning yang dimanfaatkan secara personal bagi seorang dosen, atau guru mata pelajaran. Jika dimungkinkan dilakukan pengembangan untuk skala yang lebih besar sehingga dpaat dimanfaatkan oleh kepala sekolah ataupun petinggi-petinggi di institusi pendidikan. Sistem yang melebihi standar transaksional.

Terkait dengan e-learning, ada banyak poin penilaian yang di olah oleh sistem, mulai dari presensi (kehadiran), tugas-tugas, kuis, UTS dan mungkin UAS. Berdasarkan nilai-nilai tersebut, suatu sistem seharusnya mampu menghasilkan banyak pertimbangan, saran dan bahkan rekomendasi yang diperuntukkan bagi pengajar ataupun pelajar dari berbagai aspek.

Sebagai contoh, sistem akan memberikan warning jika kehadiran salah seorang pelajar hampir mendekati batas yang disyaratkan. Hal ini akan tentu akan bermanfaat bagi si pelajar dan pengajar, minimal mengingatkan kedua belah pihak akan kemungkinan buruk yang akan terjadi. Jika dikembangkan lebih lanjut, sistem akan mampu melakukan pengklasifikasian/clustering data pelajar ataupun data mahasiswa berdasarkan aspek-aspek yang disediakan oleh sistem. Dengan pengklasifikasian data tersebut, sistem akan memberikan gambaran secara khusus dan menyeluruh terhadap sejumlah besar data kepada petinggi-petinggi suatu institusi pendidikan.

Berbiacara tentang expert, recommendation dan ds system, ada beberapa bidang ilmu penting yang terkait dengan dunia computer science. Beberapa bidang ilmu tersebut antara lain: data mining, artificial intelligence, statistic, information system, dan mungkin kajian-kajian psikologi yang terkait dengan pendidikan (diluar CS) “as far as I know”.

Nah, dengan demikian, sebelum melangkah lebih jauh,  saya harus memperkaya wawasan dan meningkatkan pemahaman yang terkait dengan konsep-konsep dasar bidang ilmu yang telah saya paparkan. Minimal, melakukan studi dengan membaca berbagai macam riset yang telah dilakukan oelh peneliti-peneliti sebelumnya. Tentu saja penelitian tersebut terkait dengan topik sistem yang akan saya kembangkan. Riset-riset yang diharapkan dapat membantu dalam merealisasikan sistem.

Hah, semoga angan-angan tersebut bisa direalisasikan dan dapat saya jalankan secara sistematis. Sistematis dan menganut kaidah-kaidah penelitian yang ilmiah. Tidak tertutup kemungkinan topik ini akan saya jadikan proposal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi nantinya. Kalaupun hal tersebut akan saya realisasikan, berarti saya harus menemukan novelty (kebaruan) dari riset yang saya rencanakan ini. So, jika anda tertarik dengan topik ini, mengapa tidak dicoba?

Isaninside – Mei 2012. Let’s Share.

Share :
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • RSS
  • Technorati
  • Add to favorites
  • email
  • MySpace
  • Plurk

Tentang Isaninside - Muhammad Ihsan Zul

Isaninside - Muhammad Ihsan Zul, Seorang suami dari Rizka Irma Septiani dan bekerja sabagai Dosen di Politeknik Caltex Riau (PCR). Lulusan Pendidikan Teknik Elektronika FT UNP [Padang] tahun 2009 dan menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana di UGM tahun 2012. Ilmu untuk dibagi bukan dipamerkan. Let's Share!
Bookmark and Share Subscribe

Belum ada komentar... Jadilah komentator pertama!

Tinggalkan komentar