Dari Algoritma Hingga Disuksi

Saat ini jam menunjukan pukul 00.00, sesaat setelah Saya menyelesaikan pengujian terhadap 3 IP camera yang digunakan dalam riset home surveillance system yang menjadi topik penelitian tesis. Secara fisik Saya sudah sangat capek setelah beraktifitas seharian, akan tetapi pikiran ini solah-olah memaksa tangan untuk menuliskan sesuatu yang bermanfaat. Sesuatu hal yang membuat Saya bersemangat untuk menceritakannya.

Dari Algoritma dan Publikasi Ilmiah…

Beberapa jam yang lalu Saya melakukan pengujian terhadap proses komputasi sistem pemantau gerak yang sedang dikerjakan.  Memang, tulisan ini masih berhubungan dengan teknik image processing sebagaimana yang pernah Saya ceritakan pada tulisan yang lalu. Pada riset sebelumnya Saya menerapkan metode frame differences untuk mendeteksi gerak. Metode tersebut dikombinasikan dengan teknik dynamic template matching untuk mengenali titik pergerakan yang terjadi di masing-masing pixel citra. Template yang digunakan untuk metode frame differences adalah citra pada saat t-1 (citra sebelumnya). Penelitian tentang model pendeteksian dengan menggunakan template pada saat t-1 telah saya selesaikan dan insyaAllah (if I got the letter of acceptance) akan diseminarkan di International Conference on Information Technology and Electrical Engineering yang akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.

Paper tersebut merupakan paper (publikasi) kedua yang pernah Saya tulis. Naskah publikasi pertama telah diselesaikan pada bulan maret lalu, karena sesuatu dan lain hal, Saya belum berani mengirimkan paper tersebut ke sebuah conference. Sehingga naskah publikasi ini masih berada di tangan Saya.

Siangya, Saya berkonslutasi dengan pembimbing 1 tentang variasi metode pendeteksian (motion detection) gerak yang telah Saya kerjakan. Metode tersebut merupakan pengembangan teknik frame differencing yang secara adaptif dan dinamis melakukan penyesuaian terhadap template yang akan digunakan. Kalau boleh, Saya menyebutnya dengan nama Dynamic and Adaptive Template Matching. Nama itu Saya ambil dari teknik penggunaan template yang Saya terapkan di algoritma pendeteksian gerak yang diselesaikan pada jumat minggu lalu. Teknik ini menggunakan template (reference image) yang secara dinamis menyesuaikan diri dengan keadaan dan objek kamera. Pada prinsipnya, kamera akan mengenali lingkungan dan secara adaptif akan melakukan penyesuain template terhadap lingkungan tersebut. Kamera menjadi lebih cerdas dan mengetahui apakah objek yang ditangkap mengalami perbuhan akibat perubahan posisi kamera, atau akibat adanya benda lain yang secara statis berada di area tangkapan kamera.

Hasil Pendeteksian

Metode ini berhasil men-solving permasalahan yang Saya hadapi pada saat menerapkan dua algoritma sebelumnya. Algoritma t-1 dan algoritma t-n. Di ruangan itu, Saya sempat melakukan uji coba dihadapan dosen pembimbing 1. Uji coba tersebut, belum terlalu memuaskan, akan tetapi teknik ini terbilang lebih baik dari teknik sebelumnya. Permasalahan yang muncul adalah waktu komputasi sistem. Karena tambahan puluhan baris dan beberapa iterasi program, maka beban komputasi menjadi lebih berat. Secara umum Saya kurang puas dengan performa sistem, akan tetapi Saya akan tetap menguji algoritma sistem ini terhadap 3 kamera yang dijalankan secara parallel. Apakah beban komputasi akan menjadi sangat lambat atau tidak. Butuh waktu untuk melakukan pengujian.

Hingga diskusi……

Setelah melakukan uji coba, Saya berdiskusi dengan dosen pembimbing tentang peluang publikasi ketiga yang bisa ditulis. Publikasi ketiga direncanakan terkait dengan teknik dynamic template matching yang telah Saya uji coba. Dari diskusi tersebut, dosen pembimbing 1 mengatakan bahwa publikasi ini direncanakan akan di seminarkan di Seminar Internasional yang akan dilaksanakan di Korea. Korea! Wah Saya sempat kaget dengan pernyataan tersebut. Bagi Saya itu adalah suatu pencapaian yang akan melampuai target yang Saya patok pada saat akan menyelesaikan tesis .  Walaupun masih dalam tahap riset, Saya optimis untuk bisa menyelesaikan penelitian tersebut dengan sebaik-baiknya. Jika terealisasi, It will be called “beyond of my dreams”. Terimaksih Allah. (nb: bukan berarti Saya akan ke korea loh!, it is not important, but I would be a surprise if my name is printed at authors line).

Akhir berdiskusi, Dosen Pembimbing 1 menawari Saya untuk melanjutkan studi ke salah satu universitas luar negeri. Beliau mengatakan bahwa beliau akan membantu dalam mencarikan supervisor untuk program Ph.D yang ditawarkan tersebut. Sejujurnya Saya sangat senang dengan tawaran tersebut, dan Saya sangat bersyukur sekali. Namun dalam waktu dekat Saya belum merencanakan untuk melanjutkan pendidikan. Selain itu, Saya juga masih memerlukan pengalaman dan pemahaman terhadap bidang-bidang ilmu tertentu yang fundamental dan menunjang kemampuan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Secara diplomatis Saya menyampaikan bahwa untuk sementara Saya akan mencari pekerjaan dulu dan seterusnya menikah. Setelah mantap, Saya akan meminta tolong kepada beliau jika seandianya membutuhkan rekomendasi untuk melanjutkan S3. Thanks Sir…

Hah, hari ini terasa sangat berkah dan Saya menikmatinya. Tanpa terasa waktu berjalan begitu cepat dengan melakukan hal-hal yang luar biasa. Penelitian demi penelitian yang insyaAllah akan menjadi pelajaran hidup jika Saya memantapkan diri menjadi seorang peneliti.  Saya menyadari mungkin akan banyak tantangan yang lebih berat yang akan dihadapi dimasa mendatang, termasuk rencana melanjutkan pendidikan.

Alangkah menyenangkan menimba ilmu dilingkungan yang selalu memberikan support untuk kemajuan. Tetap semangat dan selalu berusaha melakukan yang terbaik.

Share :
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • RSS
  • Technorati
  • Add to favorites
  • email
  • MySpace
  • Plurk

Leave a Reply

5 thoughts on “Dari Algoritma Hingga Disuksi”

  1. alhamdulillah.. kbetulan saya sedang mempelajari motion detection dgn frame differences. Kalau mas ihsan mau berbagi ilmu nya lebih lanjut,saya akan merasa terbantu sekali..

  2. assalam.permisi mas.saya mau nanya mas.definisi metode frame difference apa ya mas? trus semisal saya membuat sebuah motion detection, tetapi yang saya lakukan membandingkan nilai rgb gambar sebelumnya dan gambar sekarang.bagian pada image yang saya bandingkan hanya nilai rgb pada daerah tertentu mas.apakah yang saya lakukan bsa dibilang menggunakan metode frame difference?