Home » Activities, Opini » Aspire 4530 dan Selamat Jalan Kawan

Hampir 3,5 tahun  lamanya Saya menggunakan Laptop Acer Aspire 4530. Kira-kira sejak kuartal keempat tahun 2008. Selama menggunakan, laptop aspire 4530 itu banyak membantu dalam mengerjakan rutinitas dan pekerjaan sehari-hari, mulai dari tugas-tugas kuliah, proyek, tugas akhir, penelitian dan untuk entertainment tentunya. Aspire 4530 itu terbilang tidak banyak berulah, hanya saja terdapat beberapa masalah kecil yang Saya anggap tidak mengganggu performa dan kinerja sistemnya. Masalah yang pertama  adalah kerusakan Webcam setelah kira-kira 9 bulan pemakaian. Masalah kedua kerusakan baterai setelah menggunakan lebih kurang 1,5 tahun. Masalah ketiga kerusakan kabel adaptor charger-an, dan yang terakhir kerusakan optik DVD-Drive yang saat ini sama sekali tidak lagi bisa membaca CD atau DVD.

Ada beberapa catatan posistif Saya untuk  Aspire 4530 itu. Catatan-catatan tersebut Saya rangkum dalam poin-poin berikut ini.

  1. Aspire 4530 menggunakan Graphics Card dengan Chipset NVIDIA GeForce 9100M, sehingga dalam generasinya laptop ini tidak menggunakan graphics standar seperti chipset intel, dengan kata lain laptop ini termasuk berbeda.
  2. Memory RAM telah diupgrade menjadi 3GB, sehingga keseimbangan kinerja prosesor dan RAM cocok untuk mengerjakan beberapa tugas yang Saya kerjakan.
  3. Prosesor AMD Turion X2 dan mendukung 64bit. Sehingga untuk OS-OS yang berasitektur 64 bit, bisa diinstallkan di Laptop ini.
  4. Total HDD yang cukup besar bisa membantu menyimpan data-data penting yang Saya miliki. Saya tidak menemui masalah dengan Harddisk tersebut, dan tergolong sangat baik dari segi ketahanan dan transfer rate.
  5. Saya sempat menggunakan 3 OS sekaligus karena harus mengerjakan beberapa tugas kuliah. Sebelumnya Saya mencoba menggunakan Virtual Machine, akan tetapi tetap gagal menginstall OS-OS tersebut. Kejadian tersebut pernah Saya tulis di blog ini.
  6. Saya menggunakan OS Ubuntu dari 8.10 sampai 11.10-64bit dan sempat menggunakan Ubuntu Ultimate 2.2, 2.3 dan 2.4. Keseluruhan OS tersebut berjalan baik di Aspire 4530, dan tidak menghadapi masalah yang berarti. OS Windows, Saya menggunakan Win XP SP2 dan selanjutnya beralih ke Windows 7 64-bit. Selama menggunakan OS Windows 64-bit Saya tidak mengalami masalah yang berarti, bahkan termasuk “cocok” dengan semua jenis aplikasi yang Saya gunakan sehari-hari.
  7. Pekerjaan Desain yang Saya kerjakan dengan menggunakan aplikasi Photoshop CS5 32 dan 64 bit, Flash CS5, COREL X4 mampu ditangani oleh laptop ini, walaupun setelah digunakan lebih kurang 8 jam, Saya harus merestart Sistem Operasinya.
  8. Laptop Aspire 4530 tidak pernah jatuh selama Saya menggunakannya. Sehingga bodi laptop masih mulus dan tidak ada bagian yang pecah.
  9. Selama menggunakan laptop tidak pernah mengalami restart akibat overheat prosesor, walaupun prosesor yang digunakan AMD. Berarti, sistem pendingin dan sirkulasi udara kipas pendingin tergolong sangat baik.
  10. Semua USB, Ethernet, Bluetooth, Card Reader dan port modem masih bekerja dengan baik. Hanya saja terkadang salah satu port USB mengalami kegagalan, dan akan bekerja lagi setelah laptop direstart.

Sedangkan beberapa kelemahan dari laptop tersebut Saya jelaskan di poin-poin berikut ini.

  1. Berisik, laptop ini termasuk berisik, apalagi ketika mengerjakan tugas berat. Hal ini sangat mungkin terjadi, karena prosesor yang digunakan adalah jenis AMD, bukan Intel. Sehingga dibutuhkan system pendingin yang lebih dan lebih bekerja keras. JMO
  2. Ditahun ke 2-an penggunaan, laptop ini tidak mampu memainkan game PES 2010 dengan baik, dan gerakan pemain sangat tidak smooth, dalam artian laptop ini tidak membantu dalam memainkan game favorit Saya.
  3. Baterai yang sudah tua membuat Saya kesulitan untuk mengerjakan pekerjaan yang sifatnya insidentil, karena Saya harus mencari steker listrik. Keruskan baterai adalah hal yang sangat lumrah terjadi, apalagi laptop tersebut sudah berumur.
  4. Kabel adaptor yang putus membuat laptop terkesan sangat tua “menurut Saya”.
  5. Karena sudah berumur, Laptop harus di-restart setelah mengerjakan pekrjaan yang berat, apalagi pekerjaan itu dikerjakan secara multitasking. Tetapi, untuk pekrejaan yang sifatnya Office, laptop ini tidak mengalami masalah yang berarti. Masalah inilah yang membuat Saya memutuskan untuk mengganti Aspire 4530 ini.
  6. Masih karena sudah berumur, terdapat beberapa sisi laptop yang sedikit menganga. Tetapi, bagian-bagian tersebut menganga bukan karena kerusakan baut.

Laptop Aspire 4530 yang Saya miliki secara resmi sudah ready to sell, karena pada tanggal 16 November 2011 yang lalu Saya sudah mendapat penggantinya. Pengganti Aspire 4530 itu dibeli di BEC Bandung, saat Saya mengikuti kegiatan International Conference on Instrumentation, Control and Automation (ICA) , yang diselanggarakan di Aula Timur ITB.

Isaninside –  Jakarta November 2011

Share :
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • RSS
  • Technorati
  • Add to favorites
  • email
  • MySpace
  • Plurk

Tentang Isaninside - Muhammad Ihsan Zul

Isaninside - Muhammad Ihsan Zul, Seorang suami dari Rizka Irma Septiani dan bekerja sabagai Dosen di Politeknik Caltex Riau (PCR). Lulusan Pendidikan Teknik Elektronika FT UNP [Padang] tahun 2009 dan menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana di UGM tahun 2012. Ilmu untuk dibagi bukan dipamerkan. Let's Share!
Bookmark and Share Subscribe

Belum ada komentar... Jadilah komentator pertama!

Tinggalkan komentar