Home » S2 JTETI UGM » Tentang Web Service dan Aplikasinya di WSNs (Latar Belakang Tesis)

Tulisan ini adalah sedikit potongan proposal Tesis yang sedang Saya kerjakan di S2 Teknik Elektro dan Teknologi Informasi UGM Yogyakarta.

————————————–

Jaringan Sensor Nirkabel (JSN/WSNs) merupakan suatu teknologi jaringan yang digunakan untuk berbagai tujuan. JSN menjadi sebuah penelitian yang menarik perhatian. Menurut Malatras (2008) [1], penelitian di bidang JSN telah merevolusi hubungan dan komunikasi antara dunia nyata dan dunia digital. Sesuai dengan namanya, JSN bekerja dengan menggunakan jaringan nirkabel untuk berkomunikasi dan mengirimkan data. Komunikasi nirkabel ini sangat berguna untuk mengumpulkan inforamasi di lingkungan tempat JSN itu ditempatkan. Terutama lingkungan yang jauh dari energi, jauh dari jangkauan dan tidak memungkinkan untuk diawasi secara berkala. Kemampuan khusus ini membuat JSN menjadi pengganti jaringan yang telah ada. JSN memiliki beberapa keunggulan. Zigbee adalah salah satu contohnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Varchola dan Drutarovsky (2007) [2] Zigbee merupakan salah satu standar komunikasi nirkabel baru yang dikembangkan oleh Zigbee Allience. Penelitian tersebut menyebutkan keunggulan Zigbee, antara lain memiliki kemampuan interoperabilitas, mudah diimplementasikan, hemat daya, mudah ditempatkan, dan dapat digunakan dalam jumlah yang besar.

Hingga saat ini, JSN telah diteliti diberbagai penelitian di dunia. Objek penelitian JSN meliputi banyak bagian dari arsitektur jaringan tersebut. Bagian yang menjadi topik penelitian ini antara lain teknik penempatan node, teknik perutean informasi antar node dan sink-nya, protokol JSN, komunikasi data antara JSN dengan jaringan lain seperti jaringan internet dan bagian lainnya.

Perbedaan arsitektur jaringan mengakibatkan komunikasi antara kedua jaringan ini tidak dapat dilakukan secara langsung. JSN menggunaan protokol khusus yang diperuntukan untuk jaringan terasebut, sedangkan jaringan internet menggunakan protokol yang berbeda dengan protokol JSN, contohnya TCP/IP. Oleh karena itu, komunikasi anta dua jaringan ini membutuhkan perangkat yang  berperan sebagai jembatan untuk bertukar data. Penelitian yang dilakukan oleh Dunkels dkk (2004) [3] menjelaskan tiga cara yang dapat dilakukan untuk membentuk komunikasi antara JSN dengan TCP/IP. Ketiga cara tersebut antara lain menggunakan proxy, menggunakan DTN (Delay Tolerant Networks) dan yang terakhir adalah penerapan protokol TCP/IP untuk JSN yang langsung dihubungkan ke jaringan internet. Setelah komunikasi antar kedua jaringan ini terbentuk, dilakukan pertukaran data.  Data yang dikirimkan dari JSN ke jaringan internet diolah oleh sebuah aplikasi berbasis Web. Aplikasi ini digunakan oleh pengguna dalam memonitor dan mengelola informasi yang dikirimkan JSN.

Keberadaan layanan Web sebagai media komunikasi di dunia maya tidak perlu diragukan lagi. Menurut Castellani dkk (2010) [4]  dan Colitti dkk (2009) [5] konsep Internet of Things (IoT) telah menggeser paradigma dan aplikasi Web ke tujuan yang lebih luas. Sehingga penggunaan aplikasi ini menjadi lebih ringan digunakan kapanpun, dimanapan dan untuk tujuan apapun. Kemampuan interoperabilitas layanan ini telah teruji dan selalu berkembang. Sehingga aplikasi Web telah dimanfaatkan untuk berbagai macam platform.

Web dimanfaatkan untuk mendukung proses penyampaian informasi dari JSN kepada pengguna dan sebaliknya. Layanan Web mengenal dua istilah penting yang keterkaitannya dekat dengan JSN, WSDL, UDDI dan SOAP. Sleman dan Moeller (2008) [6] serta Horrison dan Taylor (2006) [9] menjelaskan tentang sebuah arsitektur yang dikenal dengan nama Service-Oriented Architecture (SOA). SOA merupakan sebuah arsitektur perangkat lunak yang bergantung pada layanan Web dalam membangun sebuah sistem. SOA menggunakan format XML untuk mempertukarkan datanya. WSDL dan SOAP termasuk salah satu jenis SOA yang diterapkan untuk JSN. Biasanya, komunikasi antara JSN dengan jaringan yang digunakan client (jaringan internet) menggunakan protokol SOAP dan menggunkaan format XML untuk datanya.

SOAP merupakan singkatan dari Simple Object Access Protocol. Menurut Chu dan Buyya (2007) [7] secara spesifik SOAP digunakan sebagai protokol komunikasi antara JSN dengan protokol standar TCP/IP, yaitu HTTP. SOAP digunakan sebagai layanan yang akan mempertukarkan data dari JSN yang selanjutnya akan diolah sebuah aplikasi berbasis Web. Perancangan Web dengan menggunakan format data XML, berbeda dengan perancangan Web pada umumnya. Sehingga, konsep perancangan seperti ini dapat menghasilkan sebuah apliaksi yang fleksibel dan menunjang isu interoperabilitas.

Web Service yang memanfaatkan teknologi SOAP ini telah diterapkan untuk proses pertukaran data dari berbagai macam perangkat yang ber-platform berbeda. Aplikasi ini bisa dimanfaatkan untuk keperluan pengumpulan informasi dari lingkungan dengan menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel. Tentunya protokol yang digunakan oleh JSN harus bisa berkomunikasi dengan protokol yang digunaan oleh jaringan internet umumnya, yaitu protokol TCP/IP. Setelah kedua protokol bisa saling berkomunikasi, dilakukan proses pengiriman dan penerimaan data antar dua jaringan ini. Data dibungkus dengan format yang berbeda. Pembungkusan inilah yang merupakan peran penting dari protokol SOAP.

Share :
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • RSS
  • Technorati
  • Add to favorites
  • email
  • MySpace
  • Plurk

Tentang Isaninside - Muhammad Ihsan Zul

Isaninside - Muhammad Ihsan Zul, Seorang suami dari Rizka Irma Septiani dan bekerja sabagai Dosen di Politeknik Caltex Riau (PCR). Lulusan Pendidikan Teknik Elektronika FT UNP [Padang] tahun 2009 dan menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana di UGM tahun 2012. Ilmu untuk dibagi bukan dipamerkan. Let's Share!
Bookmark and Share Subscribe

2 Responses to “Tentang Web Service dan Aplikasinya di WSNs (Latar Belakang Tesis)”

  1. Salam Kenal,
    Asslm,
    saya sangat mendukung judul Thesis Anda, saya juga sekarang masih melanjutkan di Pasca UNY Prodi Vokasi-PTK-ICT 2010.
    Web service bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi antar pemrogram dan perusahaan/sekolah/admin, yang memungkinkan sebuah fungsi di dalam Web Service dapat dipinjam oleh aplikasi lain tanpa perlu mengetahui detil pemrograman yang terdapat di dalamnya.
    Ok Good job!
    Wassalam

    Reply
    • to : Shidiq

      Salam kenal mas, terimakasih untuk komentarnya. Sepertinya saya mendapat kesulitan dalam melakukan komunikasi end-to-end jika menggunakan web services, karena tidak didukung infrastruktur. Hehehe kmungkinan besar saya bakal mengubah arsitekturnya dan tetap menggunakan web service, tetapi tidak di bagian yang saya sebutkan di atas. Thx buat kunjugannya.. Salam..

      Reply

Tinggalkan komentar