Home » Activities, Opini » Lika-liku Memahami Jaringan Komputer – Packet Tracer

Pengetahuan tentang jaringan komputer memang bukan sesuatu yang baru bagi Saya. Mengingat pada saat perkuliahan S1, Saya sempat mengenyam mata kuliah ini selama 1 semester. Mata kuliah yang hingga tamat S1 tidak kunjung Saya pahami secara detil, terutama dari segi distribusi dan pembagian jaringan. Termasuk rancangan jaringan sebuah bangunan. Waah, alangkah bingungnya saat itu.

Pada saat mengikuti perkuliahan matrikulasi S2, Saya diwajibkan untuk kembali mengikuti perkuliahan ini. Perkuliahan yang membahas semua arsitektur jaringan komputer, piranti-piranti jaringan, pengalamatan, perutean, dan beberapa algoritma perutean. Kajian yang lebih komplek jika dibandingkan dengan perkuliahaan S1 yang pernah Saya lalui.

Terus terang, semua kajian yang tersebut memang sangat menarik. Materi-materi yang disampaikan secara terstruktur, hingga penerapan ke dalam sebuah jaringan. Walaupun jaringan itu bersifat virtual, akan tetapi sudah sangat memberikan pemahaman tentang aplikasi jaringan di lapangan.

Materi mengenai pengalamatan jaringan adalah salah satu materi yang sangat menarik perhatian Saya. Sebelum mengikuti perkuliahan matrikulasi (Semester 1) dan mengikuti perkuliahan Jaringan Komputer dan Komunikasi Data (semester 2), Saya menyimpan rasa penasaran tentang pengalamatan (addressing) jaringan ini. Bagaimanakah penerapan addressing ini di lapangan? Bagaimana cara supaya penghitungan alamat yang dilakukan (subnetting, dll) bisa diimplementasikan pada jaringan? Pertanyaan yang selalu mengganjal pikiran Saya selama membahas Jaringan Komputer!

Saya memang mengikuti semua materi yang membahas tentang penghitungan dan pembagian alamat jaringan. Perlu dicatat, pengetahuan tersebut hanya sebatas pemahaman konseptual. Pemahaman ini Saya dapat sejak kuliah matrikulasi. Melalui matrikulasi, sedikit demi sedikit Saya sudah mengenal teknik penghitungan dan pembagian jaringan (konsep jaringan sederhana). Konsep tersebut antara lain kelas-kelas jaringan, konsep pembagian jaringan, konsep network address dan konsep broadcast address, sejumlah kecil algoritma perutean, konsep penghitungan subnetting, konsep tabel routing, dan beberapa konsep lain yang tidak dapat Saya sebutkan satu-persatu. Syukurlah, Saya sudah mulai mengenal istilah-istilah jaringan tersebut, walaupun tidak menguasainya, yang penting Saya mengenalnya!

Penerapan di lapangan! Inilah kata kunci yang membuat Saya penasaran. Apakah dengan mengenal konsep dan melakukan penghitungan kita dapat dikatakan bisa mengatur sebuah jaringan? Bagi Saya itu belum cukup, malah semakin bingung! [kata dosen Saya: semakin bingung semakin lebih bagus]. Apa jadinya konsep tanpa imlpementasi? Nothing!

Akhirnya rasa penasaran Saya terjawab setelah mengikuti mata kuliah Jarkom dan Komdat semester 2 tahun 2011 ini. Mata kuliah yang mengenalkan implementasi konsep jaringan ke sebuah aplikasi jaringan maya. Lebih tepatnya simulasi jaringan, atau dengan kata lain jaringan virtual. Simulasi ini dapat dilakukan dengan bantuan sebuah software sederhana. Software Packet Tracer buatan Cisco. Software ini berlisensi bebas digunakan, dan sepertinya memang digunakan di dunia pendidikan, sebagai software edukasi jaringan.

Software ini telah Saya gunakan untuk menyelesaikan beberapa tugas tentang pengalamatan jaringan. Classfull addressing dan Subnetting. Pengalamatan ini sangat mudah dilakukan jika konsep jaringan sederhana telah dipahami. Bagaimana mengidentifikasi classfull addressing, public atau private address, serta membagi sebuah network address dengan menggunakan teknik subnetting. Sungguh sangat menyenangkan. Selain itu, software ini juga telah membuka pengetahuan baru bagi Saya tentang teknik routing di dalam sebuah jaringan. Apakah kita menggunakan Static Routing atau Dynamic Routing.

Beberapa hari yang lalu, dengan bantuan beberapa orang teman, Saya berhasil mengatur perutean sebuah jaringan sederhana. Bagaimana sebuah jaringan mengenal jaringan lain yang secara nyata tidak terhubung langsung ke router yang akan di atur tabel routingnya. Perutean statis, perutean yang menuntut untuk menentukan alamat jaringan yang akan dikenali, alamat mask-nya, serta alamat next hop yang menjadi jalur penghubung jaringan yang akan dikenali tersebut.

Pengetahuan lainnya adalah implementasi Subnetting di dalam jaringan. Bagaimana penghitungan dan pembagaian jaringan (subnetting) yang dilakukan dapat diterapkan di dalam jaringan virtual. Jaringan yang seolah-olah mewakali gambaran sebenarnya (walau tidak sangat nyata). Simulasi dengan software ini sangat membantu Saya dalam implementasi subnetting yang selama ini menjadi momok di dalam pikiran Saya. Alhamdulillah, semuanya terjawab sudah, walaupun sederhana, yang penting Saya mengetahui fungsinya.

Tidak ada kata terlambat, selagi masih bingung berarti akan semakin bagus.

Isaninside –  Yogyakarta, Maret 2011.

Share :
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Google Buzz
  • RSS
  • Technorati
  • Add to favorites
  • email
  • MySpace
  • Plurk

Tentang Isaninside - Muhammad Ihsan Zul

Isaninside - Muhammad Ihsan Zul, Seorang suami dari Rizka Irma Septiani dan bekerja sabagai Dosen di Politeknik Caltex Riau (PCR). Lulusan Pendidikan Teknik Elektronika FT UNP [Padang] tahun 2009 dan menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana di UGM tahun 2012. Ilmu untuk dibagi bukan dipamerkan. Let's Share!
Bookmark and Share Subscribe

3 Responses to “Lika-liku Memahami Jaringan Komputer – Packet Tracer”

  1. mantab, blog ini sangat berguna, tanks bos!!!

    Reply
  2. erzuhedi 24/08/2011

    Berbahagialah orang yang pahala kebaikannya terus bertambah meskipun dia telah tiada yaitu orang-orang yang mau mengalirkan ilmunya kepada siapa saja tanpa syarat.Seorang dari mereka adalah Ihsan, Muhammad. I am proud of you owing to that one.

    Reply
    • to : Pak Erzuhedi

      Terimakasih banyak pak buat apresiasinya, Semoga semua bisa bermanfaat pak. Mohon Maaf Lair batin untuk segenap keluarga besar SMKN 9 Padang. Wassalam.

      Reply

Tinggalkan komentar